Pelatihan Empowering Creative and Human Resources Dorong Komunikasi Bermakna dan Dampak Positif di Era Digital Perguruan Tinggi 2026 -2027
Pelatihan Empowering Creative and Human Resources Dorong Komunikasi Bermakna dan Dampak Positif di Era Digital Perguruan Tinggi 2026 -2027
Deskripsi
Pelatihan Empowering Creative and Human Resources: Dorong Komunikasi Bermakna dan Dampak Positif di Era Digital Perguruan Tinggi 2026–2027 merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan kreativitas, kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi. Perubahan teknologi digital yang semakin cepat menuntut dosen, tenaga kependidikan, pimpinan unit, serta pengelola organisasi kampus mampu beradaptasi, membangun komunikasi yang efektif, dan menciptakan lingkungan kerja yang produktif.
Pelatihan ini membahas strategi pemberdayaan SDM melalui pendekatan kreatif, komunikasi bermakna, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan budaya kerja kolaboratif. Peserta akan memperoleh pemahaman mengenai cara membangun komunikasi interpersonal dan organisasi yang positif, mengembangkan kreativitas dalam menyelesaikan permasalahan, meningkatkan keterlibatan pegawai, serta menciptakan dampak positif bagi sivitas akademika.
Selain aspek komunikasi, pelatihan juga mendorong peserta untuk mengembangkan pola pikir inovatif dan adaptif dalam menghadapi transformasi digital perguruan tinggi. Materi disusun secara aplikatif melalui studi kasus, diskusi, simulasi, dan praktik sehingga dapat diterapkan dalam aktivitas akademik maupun administratif.
Melalui pelatihan ini, perguruan tinggi diharapkan mampu membangun SDM yang kreatif, komunikatif, kolaboratif, dan berorientasi pada perubahan serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas layanan dan tata kelola perguruan tinggi.
Tujuan Pelatihan Empowering Creative and Human Resources Dorong Komunikasi Bermakna dan Dampak Positif di Era Digital Perguruan Tinggi 2026 -2027
- Meningkatkan kemampuan SDM perguruan tinggi dalam beradaptasi dengan transformasi digital.
- Mengembangkan kreativitas dan pola pikir inovatif dalam lingkungan kerja.
- Meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal dan komunikasi organisasi.
- Membangun komunikasi yang bermakna, efektif, dan berorientasi pada solusi.
- Mendorong budaya kerja kolaboratif di lingkungan perguruan tinggi.
- Meningkatkan keterlibatan, produktivitas, dan kontribusi SDM.
- Mengembangkan kemampuan menyelesaikan masalah secara kreatif.
- Mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung komunikasi dan pekerjaan.
- Membangun lingkungan kerja yang positif, adaptif, dan inovatif.
- Menghasilkan SDM yang mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan perguruan tinggi.
Materi Pelatihan Empowering Creative and Human Resources Dorong Komunikasi Bermakna dan Dampak Positif di Era Digital Perguruan Tinggi 2026 -2027
Pemaparan materi, diskusi, tanya-jawab, studi kasus, & simulasi langsung, dengan konsep:
– 20% teori berdasarkan literatur praktisi
– 40% analisa best practices & benchmarking antara; institusi, korporasi, & industri
– 40% studi kasus nyata & brainstorming antara narasumber/trainer dengan peserta
Prosedur Permohonan Proposal Training Di LATIHNAS
- Konfirmasi dengan menghubungi panitia melalui telp, WA atau mengisi formulir pendaftaran yang tersedia
- Surat undangan resmi/proposal penawaran akan kami kirimkan melalui email atau WA.
Mengirimkan Nama (Gelar), Jabatan dan Instansi (dapat berupa foto Surat Tugas) melalui WA atau Email. - Konfirmasi selambat-lambatnya 5 hari sebelum pelaksanaan
Informasi Pendaftaran Dapat Menghubungi Admin Kami Via Telpon Atau WA Di Nomor
- WA /TLP 0812 2420 3045 – 0852 8363 6587
- TELPON KANTOR 021 – 22036025
- EMAIL pusdiklatlatihnas@gmail.com
FAQ Pelatihan Empowering Creative and Human Resources 2026–2027
1. Apa itu Pelatihan Empowering Creative and Human Resources?
Pelatihan ini merupakan program pengembangan SDM perguruan tinggi yang berfokus pada kreativitas, komunikasi bermakna, kolaborasi, adaptasi digital, dan penciptaan dampak positif di lingkungan kerja.
2. Apa tujuan utama pelatihan ini?
Tujuan utamanya adalah meningkatkan kemampuan SDM dalam berkomunikasi secara efektif, berpikir kreatif, bekerja kolaboratif, beradaptasi dengan teknologi digital, dan mengembangkan potensi individu maupun organisasi.
3. Siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini?
Pelatihan ditujukan bagi pimpinan perguruan tinggi, dosen, tenaga kependidikan, kepala unit, pengelola SDM, pejabat struktural, serta staf administrasi dan profesional yang bekerja di lingkungan perguruan tinggi.
4. Apa saja materi yang akan dibahas?
Materi meliputi empowering creative human resources, digital mindset, komunikasi bermakna, active listening, komunikasi asertif, creative problem solving, teamwork, digital communication, employee engagement, leadership, coaching, mentoring, dan action plan.
5. Apakah pelatihan membahas komunikasi di era digital?
Ya. Peserta akan mempelajari strategi komunikasi digital yang efektif, profesional, etis, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi perguruan tinggi.
6. Apakah peserta mendapatkan praktik atau studi kasus?
Ya. Pelatihan dapat dilengkapi dengan diskusi, studi kasus, simulasi komunikasi, latihan creative problem solving, dan penyusunan rencana aksi.
7. Apa manfaat pelatihan bagi perguruan tinggi?
Pelatihan dapat mendukung pengembangan SDM yang lebih kreatif, komunikatif, adaptif, dan kolaboratif sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas kerja dan layanan organisasi.
8. Apakah pelatihan ini cocok untuk tenaga kependidikan?
Ya. Materinya relevan untuk tenaga kependidikan karena membahas komunikasi kerja, kolaborasi, kreativitas, pelayanan, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan profesionalisme.
9. Apakah materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan perguruan tinggi?
Ya. Materi dan studi kasus dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, karakteristik peserta, serta tantangan SDM dan transformasi digital di masing-masing perguruan tinggi.
10. Kapan pelatihan ini dilaksanakan?
Pelatihan Empowering Creative and Human Resources 2026–2027 dapat diselenggarakan sesuai jadwal pelatihan yang tersedia atau berdasarkan kesepakatan dengan instansi peserta.
